Aplikasi Counter
1. Pendahuluan [kembali]
Dalam era otomatisasi modern, sistem keamanan dan efisiensi bangunan menjadi prioritas utama. Salah satu penerapan teknologi digital yang banyak digunakan adalah smart door atau pintu pintar. Untuk meningkatkan fungsionalitasnya, sistem ini dapat dilengkapi dengan counter digital yang berfungsi menghitung jumlah orang yang masuk dan keluar ruangan secara otomatis. Counter ini bekerja dengan memanfaatkan sensor dan rangkaian logika digital untuk mencatat pergerakan, sehingga sistem dapat mengatur kondisi pintu—misalnya membuka otomatis ketika seseorang mendekat, atau mengunci saat ruangan sudah mencapai kapasitas tertentu. Dengan demikian, aplikasi counter pada smart door tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan keamanan, tetapi juga membantu dalam pengelolaan ruangan secara efisien.
2. Tujuan [kembali]
- Memahami prinsip kerja counter digital
- Menerapkan rangkaian counter
- Mengembangkan keterampilan merancang sistem digital
3. Alat dan Bahan [kembali]
ALAT
1. Power Supply
1. Daya listrik (Power supply): Ini mengacu pada daya yang diberikan oleh sumber listrik ke peralatan elektronik. Daya ini diukur dalam watt (W). Spesifikasi daya listrik mencakup tegangan input yang diperlukan (misalnya 110V atau 220V AC) dan frekuensi (misalnya 50Hz atau 60Hz).
2. Konsumsi daya (Power consumption): Ini adalah jumlah daya yang dikonsumsi oleh peralatan elektronik saat beroperasi. Konsumsi daya juga diukur dalam watt (W) dan umumnya dicantumkan dalam spesifikasi produk. Informasi ini membantu untuk mengetahui berapa banyak daya yang diperlukan oleh peralatan tersebut dan mempengaruhi kebutuhan daya listrik yang dibutuhkan.
3. Daya output (Power output): Jika Anda merujuk pada peralatan yang menghasilkan daya, seperti power amplifier atau power bank, spesifikasi power output akan memberikan informasi tentang daya yang dihasilkan oleh perangkat tersebut. Ini juga diukur dalam watt (W) dan mungkin mencakup spesifikasi daya maksimum dan daya kontinu yang dapat dihasilkan.
2. Voltmeter DC
1. Rentang pengukuran: Ini mengacu pada rentang tegangan yang dapat diukur oleh voltmeter. Misalnya, voltmeter mungkin memiliki rentang pengukuran antara 0 hingga 10 volt atau 0 hingga 1000 volt
2. Akurasi: Ini adalah tingkat ketepatan voltmeter dalam mengukur tegangan. Akurasi biasanya dinyatakan dalam persentase kesalahan maksimum. Sebagai contoh, voltmeter mungkin memiliki akurasi ±1% yang berarti kesalahan maksimum yang mungkin terjadi adalah 1% dari nilai yang diukur.
3. Resolusi: Resolusi mengacu pada jumlah digit yang ditampilkan pada voltmeter. Resolusi yang lebih tinggi berarti voltmeter dapat menampilkan angka yang lebih rinci. Sebagai contoh, voltmeter dengan resolusi 3 digit dapat menampilkan angka hingga tiga angka di belakang koma.
4. Impedansi input: Ini adalah resistansi internal voltmeter terhadap arus listrik yang melewati alat. Impedansi input yang lebih tinggi pada voltmeter memungkinkan pengukuran tegangan yang lebih akurat tanpa mengganggu sirkuit yang sedang diukur.
5. Jenis input: Voltmeter dapat dirancang untuk mengukur tegangan searah (DC) atau tegangan bolak-balik (AC). Beberapa voltmeter juga dapat mengukur kedua jenis tegangan.
3. Battery
Spesifikasi :
- Input voltage: ac 100~240v / dc 10~30v
- Output voltage: dc 1~35v
- Max. Input current: dc 14a
- Charging current: 0.1~10a
- Discharging current: 0.1~1.0a
- Balance current: 1.5a/cell max
- Max. Discharging power: 15w
- Max. Input current: dc 14a
- Jenis batre yg didukung: life, lilon, lipo 1~6s, lihv 1-6s, pb 1-12s, nimh, cd 1-16s
- Ukuran: 126x115x49mm
- Berat: 460gr
BAHAN
1. Motor DC
Spesifikasi
- Standard 130 Type DC motor
- Operating Voltage: 4.5V to 9V
- Recommended/Rated Voltage: 6V
- Current at No load: 70mA (max)
- No-load Speed: 9000 rpm
- Loaded current: 250mA (approx)
- Rated Load: 10g*cm
- Motor Size: 27.5mm x 20mm x 15mm
- Weight: 17 grams
2. OP-Amp LM741
Spesifikasi
- Penguatan Tegangan Open-loop atau Av = ∞ (tak terhingga)
- Tegangan Offset Keluaran (Output Offset Voltage) atau VOO = 0 (nol)
- Impedansi Masukan (Input Impedance) atau Zin= ∞ (tak terhingga)
- Karakteristik tidak berubah dengan suhu)
- Lebar Pita (Bandwidth) atau BW = ∞ (tak terhingga)
3. Gerbang AND
4. Encoder IC 74147
Konfigurasi :
Tabel Kebenaran :
5. Decoder IC 74247
spesifikasi :
6. Seven Segment Anoda
Spesifikasi
- Available in two modes Common Cathode (CC) and Common Anode (CA)
- Available in many different sizes like 9.14mm,14.20mm,20.40mm,38.10mm,57.0mm and 100mm (Commonly used/available size is 14.20mm)y
- Available colours: White, Blue, Red, Yellow and Green (Res is commonly used)
- Low current operation
- Better, brighter and larger display than conventional LCD displays.
- Current consumption : 30mA / segment
- Peak current : 70mA
4. Dasar Teori [kembali]
5. Percobaan [kembali]
a) Prosedur[kembali]
- Siapkan semua alat dan bahan yang diperlukan
- Disarankan agar membaca datasheet setiap komponen
- Cari komponen yang diperlukan di library proteus
- Rangkailah Rangkaian sesuai dengan gambar dibawah
- Jika ingin mensimulasikan jangan lupa masukkan library sensor touch, sensor PIR, sensor Infrared dan sensor LMM35
- Coba dijalankan rangkaian apabila ouput hidup/berputar (motor dc) maka rangkaian bisa digunakan.
b) Rangkaian simulasi [kembali]
Prinsip Kerja :
Sensor infrared berguna untuk mendeteksi keberadaan manusia, ketika sensor mendeteksinya maka sensor akan aktif ditandai berlogika 1. lalu tegangan 5v akan masuk ke sensor dan dikeluarkan tegangan yang akan masuk ke gerbang and. dimana gerbang and ini berfungsi untuk mengintegrasikan input dari infrared dan touch menjadi 1 output. output dari gerbang and akan masuk ke clock A, yanh berfungsi untuk mengirimkan sinyal pulsa dari sensor ke q0, dan clock b berfungsi unruk mengirimkan sinyal pulsa dari cka ke q1, q2, q3. output dari q0-q3 akan masuk ke decoder 74247 lalu output dari decoder ini akan mengaktifkan 7 segement
Touch sensor bekerja ketika sensor mendeteksi adanya sentuhan, dan sensor tersebut aktif dg ditandai berlogika 1
Sensor lm35 berguna untuk mendeteksi suhu, tegangan sebesar 5v akan mengalir ke sensor dan akan dikeluarkan sebagai input pada kaki non inverting op amp, pada kaki inverting dihubungkan dengan potensiometer untuk mengatur tegangan referensi. outputbdari op amp akan masuk ke cka, serta ckb mengirimkan sinyal pulsa dari cka ke q0 output dari 74ls90 akan menggerakkan motor menandakan pintu terbuka
Touch sensor bekerja ketika sensor mendeteksi adanya sentuhan, dan sensor tersebut aktif dg ditandai berlogika 1
Sensor lm35 berguna untuk mendeteksi suhu, tegangan sebesar 5v akan mengalir ke sensor dan akan dikeluarkan sebagai input pada kaki non inverting op amp, pada kaki inverting dihubungkan dengan potensiometer untuk mengatur tegangan referensi. outputbdari op amp akan masuk ke cka, serta ckb mengirimkan sinyal pulsa dari cka ke q0 output dari 74ls90 akan menggerakkan motor menandakan pintu terbuka
Example, Problem, dan Soal pilihan ganda
a. Example
Example 11.5 : Lihat susunan penghitung riak biner pada Gambar 11.7. Tuliskan urutan hitungannya jika awalnya di state bagian 0000. Gambar juga bentuk gelombang waktunya
Solusi :
Penghitung awalnya dalam keadaan 0000. Dengan pulsa clock pertama, Q0 beralih dari '0' ke '1'
status, yang berarti Q0 beralih dari '1' ke '0'. Karena Q0 di sini memberi input jam pada flip-flop berikutnya, flip-flop FF1 juga mati. Jadi, Q1 berubah dari '0' menjadi '1'. Karena sandal jepit FF2 dan FF3 juga mempunyai clock dari keluaran komplementer dari sandal jepit sebelumnya, mereka juga beralih. Jadi, itu counter berpindah dari keadaan 0000 ke keadaan 1111 dengan pulsa clock pertama.
Dengan pulsa clock kedua, Q0 beralih lagi, namun flip-flop lainnya tetap tidak terpengaruh alasan yang jelas dan penghitungnya dalam keadaan 1110. Dengan pulsa jam berikutnya, penghitung terus menghitung mundur satu LSB sekaligus hingga mencapai 0000 lagi, setelah itu proses berulang. Urutan penghitungan diberikan sebagai 0000, 1111, 1110, 1101,1100, 1011, 1010, 1001, 1000, 0111, 0110, 0101, 0100, 0011, 0010, 0001 dan 0000. Bentuk gelombang waktu ditunjukkan pada Gambar. 11.8. Jadi, kita mempunyai pencacah empat-bit yang menghitung dalam urutan terbalik, dimulai dengan hitungan maksimum. Ini adalah penghitung BAWAH.
b. Problem
1. An eight-bit binary ripple UP counter with a modulus of 256 is holding the count 01111111. What will be the count after 135 clock pulses be?
2. For the multistage counter arrangement of Fig.11.54, determine the frequency of the output signal. 125 Hz
c. Soal pilihan ganda
Jumlah Gerbang NAND yang digunakan dalam rangkaian tersebut adalah...
A. 5 B. 6 C. 7 D. 8 Jawaban : D- Flip Flop yang digunakan pada rangkaian tersebut adalah... A. JK Flip FLop B. D Flip Flop C. T Flip Flop D. RS Flip Flop Jawaban : A
Simulasi Rangkaian
6. Download File [kembali]
- Download Rangkaian klik disini
- Video Simulasi klik disini
- Download HTML klik disini
- Datasheet sensor Infrared klik disini
- Datasheet sensor touch klik disini
- Datasheet sensor LM 35 klik disini
- Datasheet resistor klik disini
- Datasheet transistor NPN klik disini
- Datasheet motor dc klik disini
- Datasheet dioda klik disini
- Datasheet relay klik disini
- Datasheet op-amp LM741 klik disini
- Datasheet D flip-flop klik disini
- Datasheet Decoder 4515 klik disini
- Datasheet inverter klik disini
- Datasheet encoder 74147 klik disini
- Datasheet encoder 74247 klik disini
- Datasheet 7 segment klik disini
- Library sensor touch klik disini
- Datasheet 7474 klik disini
- Library sensor Infrared klik disini
- Library sensor touch klik disini
- Library sensor LM35 klik disini





























Komentar
Posting Komentar